Showing posts with label 30 daystory. Show all posts

__MENGEJAR ESOK__     Kali ini hanya ingin bercerita Mencoba mengeluarkan keluh yang membuat resah Toh juga tak ada yang membaca...


__MENGEJAR ESOK__

 

 

Kali ini hanya ingin bercerita
Mencoba mengeluarkan keluh yang membuat resah
Toh juga tak ada yang membaca selain saya.
.
.
.
.

Perjalanan ini akan segera berakhir,
Ya, masa SMA akan segera berakhir.
Pertanyaan sekaligus pernyataan:
"Mau melanjutkan kemana?"
"Mau ngambil STAN/STIS?
"Guru aja mb, biar PNS :)"

Saya menghargai semua itu, saya menghargai semua orang yang menginginkan saya sukses.
Tapi setiap orang pasti mempunyai pilihan bukan?
Tinggal menunggu apakah Tuhan mengiyakan.

Hari itu, saya sudah memantapkan satu jurusan, Entah dari banyak prodi yang ditawarkan hanya satu yang tertaut.
"Bu, Aku pengin ke TI"
"TI ki apa nduk?Kwi iso dadi PNS apa ora?
"Teknologi Informasi biasane kerja *teng perusahaan bu. Ibu/Bapak setuju?"
"Ibu manut kepinginanmu. Ning ora arep nang STAN po STIS wae nduk?

Ya, setiap orang tua pasti menginginkan kehidupan anaknya nyaman
Jaminan "PNS" pasti tetaplah menjanjikan
Tapi, entah kenapa saya tak begitu tertarik
Gesekan keinginan seringkali menyebalkan.

Satu lagi, yang membuat pikiran setiap hari terusik
Prodi yang saya pilih bukan sembarangan prodi:"
Passing Grade terlampau tinggi,
Sedang Grade otak saya tak terlalu tinggi.
Kakak kelas yang berhasil tembus juga bukan sembarang orang
Dan, saya?
Hanya seorang, ah sudahlah :"""

Cukup tentang semua itu.
Cukup waktu yang akan membuktikan
Post yang akan datang adalah jawabanya.
Toh Tuhan sudah berencana:"""

Harapan saya hanya supaya Tuhan membantu saya melewati semuanya
Untuk masalah yang lainnya
Tentang masa SMA lainnya,
Tentang teman, tentang rasa, tentang semua
Saya berharap semua baik baik saja.
SEMANGAT, semoga saya dan kamu yang membaca menjadi orang yang sukses
Semoga bertemu dikampus impian :)
#30daystory

18.47 Thursday . . . berharap /ber·ha·rap/   v   1  berkeinginan supaya terjadi:  ibu itu ~ agar anaknya dapat segera sembuh kemb...

18.47
Thursday
.
.
.


berharap/ber·ha·rap/ v 1 berkeinginan supaya terjadi: ibu itu ~ agar anaknya dapat segera sembuh kembali; 2 meminta supaya: kami ~ Saudara dapat melunasi utang Saudara selambat-lambatnya akhir bulan ini;

Berharap-terkabul-bersyukur
Berharap-tidak terkabul-"kecewa"

Hmmm.. 
Sesimple itu.
Walaupun butuh konsekuensi 
Manusia tetap saja selalu menjatuhkan harapan. 
kecewa
konsekuensi terberat yang harus diterima.

Teori yang pasti bahwa berusaha beriringan dengan pengharapan
Lalu 20% berakhir dengan kebahagiaan
sisanya berbuah kekecewaan dan bodohnya"menyalahkan Tuhan"
Siapa yang salah sebenarnya?
Tuhan?
Sembarangan.
Lalu siapa?takdir?atau si harapan sendiri?
Jawabannya sudah pasti
"Sang Penaruh Harap"

Sang Penaruh Harap

Wwkwkwkw, judul yang melankolis
.
saya harap juga selaras dengan isinya
Tapi sayang, lagi lagi itu hanya harapan saja
Kadang juga merasa iri 
Dengan orang yang bisa merangkai kata
menjadi aksara yang ia bisa membesitkan rasa tanpa semua orang memahaminya
.
.
Back to the topic

B e r t a r u h   h a r a p
Mungkin tak ada yang tak pernah
Mungkin setiap hari kita juga bertaruh harap akan sesuatu
Tentang masa depan,
Tentang kebahagian
atau terlebih tentang seseorang mungkin?
Ada yang pernah?
Berharap dengan sangat sangat sangat berharap akan sesuatu
tapi tak pernah terwujud
atau hanya biasa biasa saja
tapi terwujud
lucu memang
tapi begitu juga nyatanya

Kenapa tiba tiba menulis tentang harapan.
Simple saja
Baru tadi pagi saya berharap tentang sesuatu , beberapa menit kemudian ":')"
GAGAL, lagi lagi dan lagi

Harapan manusia biasanya tidak rumit
berbicara berdua misalnya, 
tak perlu bertanya dengan siapa
dengan orang yang ingin diajak bicara tentunya
dan ketika hal kecil itupun gagal, menelan ludah jawabannya

Sore tadi juga saya bertanya pada teman teman tentang harapan mereka
Ada yang menarik menurut saya

Dia bilang " aku pengin dia ngerti apa sik tak rasake."

Hmmmmm
Lalu bagaimana seseorang bisa tahu apa yang mereka rasakan
sedang ia tak memberitahu apa yang ia rasakan
(sepertinya ada yang pernah bilang , tapi lupa siapa :v)

Bagaimana menurutmu?
Maaf semuanya sedikit ambigu
Karena saya hanya menulis apa yang sedang saya rasakan saja

#30daystory